Minggu, 01 September 2013

Pengertian ilmu negara dan ilmu tata negara

Kelahiran ilmu Negara dan keberadaannya hingga sekarang tidak bisa lepas dari jasa George Jellinek, seorang pakar hukum dari Jerman yang lalu dikenal sebagai Bapak Ilmu Negara. Pada tahun 1882, ia telah menerbitkan buku yang berjudul Allgemeine Staatslehre (Ilmu Negara Umum) yang tersusun secara sistematis. Buku inilah yang kemudian menjadi cikal-bakal lahirnya Ilmu Negara yang kita kenal sekarang ini.

Dalam perkembangan berikutnya, Ilmu Negara juga dikenal dengan istilah Theory of State (Inggris), Theorie D’etat (Perancis) dan dalam bahasa Belanda dikenal dengan Staatsleer.

Persamaan Ilmu Negara dan Ilmu Tata Negara
1.    Keduanya merupakan bagian dari ilmu sosial
2.    Keduanya memiliki objek yang sama, yaitu Negara
3.    Keduanya memiliki kesamaan dalam penerapan dan penggunaan dalil-dalil yang relatif karena adanya sudut pandang yang berbeda.

Perbedaan Ilmu Negara dan Ilmu Tata Negara
Ilmu Negara
1.    Sifatnya umum dan abstrak karena objeknya Negara dalam arti menyeluruh
2.    Tidak terbatas pada ruang dan waktu karena tidak terkait oleh suatu Negara tertentu
3.    Kajiannya cenderung lebih bersifat teoritis karena banyak mengungkapkan dalil-dalil atau pendapat-pendapat tertentu
4.    Ruang lingkupnya terbatas pada hal-hal yang bersifat pokok dan mendasar dari Negara.

Ilmu Tata Negara
1.    Sifatnya spesifik karena objeknya khusus dan konkret, yaitu Negara tertentu
2.    Dibatasi oleh ruang dan waktu karena terikat oleh Negara tertentu
3.    Kajiannya cenderung lebih praktis karena hanya membicarakan operasional kenegaraan
4.    Ruang lingkup kajiannya lebih luas terutama meliputi teknis penyelenggaraan pemerintah Negara.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar