Rabu, 29 Mei 2013

Kontrol sosial, negara, pemerintahan, dan kekuasaan

Kontrol sosial
Hal itu berhubungan dengan pengaturan tingkah laku manusia, yang biasanya berwujud peraturan-peraturan atau perundang-undangan untuk membatasi manusia atau kelompok manusia agar tidak merugikan orang lain atau pihak lain. Misalnya, dalam suatu organisasi dibuat peraturan untuk dapat mengontrol atau mengatur tingkah laku anggotanya agar anggotanya itu dapat melaksanakan tugasnya dengan baik untuk mencapai tujuan yang diinginkan dan yang telah disepakati bersama. Kontrol sosial amatlah penting dalam kehidupan organisasi agar tidak terjadi penyelewengan yang merugikan masyarakat banyak dan menguntungkan diri sendiri atau pihak-pihak tertentu.

Negara
Konsep tradisional dari pusat perhatian ilmu politik adalah negara. Pembicaraan politik tidak akan dapat dipisahkand dari negara. Negara merupakan organisasi tertinggi dalam masyarakat dan merupakan tempat ditampilkannya tingkah laku politik dari berbagai kehidupan dalam negara. Negara wajib memenuhi unsur-unsur konstitutif yang harus ada, yaitu pemerintah yang berdaulat, rakyat dan wilayah tempat rakyat berdomisili. Selain itu, ada syarat deklaratif, yaitu pengakuan dari negara lain.

Pemerintahan
Mempelajari negara tidak akan lepas dari pemerintahan. Setiap negara akan mempunyai sistem pemerintahan berbeda dan pada umumnya dimuat dalam konstitusinya. Bentuk negara akan melahirkan pula suatu bentuk pemerintahan. Atas dasar itu, akan ditemukan dalam studi ilmu politik, seperti pembagian kekuasaan, demokrasi, konstitusional, monarki, mekanisme perwakilan dan pemerintah daerah.

Kekuasaan
Suatu negara hanya akan berjalan kalau ada kekuasaan. Hukum dan perundang-undangan yang berfungsi sebagai sosial kontrol akan berjalan kalau ada kekuasaan. Bahkan, hukum positif dibuat dan ditetapkan karena adanya kekuasaan yang dimiliki oleh negara. Dalam negara demokrasi, kekuasaan diperoleh dari rakyat dan harus dipertanggungjawabkan pula kepada rakyat, serta segalanya untuk rakyat.

Adanya kekuasaan akan berlaku norma-norma serta akan dibuat peraturan-peraturan dan hukum, termasuk di dalamnya adalah:
a.    Tata tertib dalam keluarga
b.    Tata tertib di sekolah
c.    Norma yang berlaku dalam masyarakat
d.    Peraturan daerah
e.    Peraturan perundangan nasional
f.    Hukum dan pengadilan nasional
g.    Hukum dan pengadilan internasional.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar