Rabu, 22 Mei 2013

Karya seni rupa terapan

Karya seni rupa terapan merupakan karya seni rupa yang mengutamakan fungsi pakainya dan juga dinikmati mutu seninya. Seni rupa terapan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu seni kriya atau kerajinan tangan seperti ukiran, anyaman, keramik, topeng, serta batik, dan desain seperti ragam hias, produk, interior, eksterior.

Unsur-unsur yang ada dalam seni rupa antara lain sebagai berikut:
1)    Titik, merupakan unsur seni rupa yang paling sederhana. Unsur titik akan tampak berarti pada karya seni rupa apabila jumlahnya cukup banyak atau ukurannya diperbesar.
2)    Garis, merupakan unsur seni rupa yang terbuat dari rangkaian titik yang terjalin memanjang menjadi satu. Ada empat macam garis yaitu garis lurus, garis lengkung, garis patah-patah, dan garis spiral atau pilin.
3)    Bidang, merupakan unsur seni rupa yang terjadi karena pertemuan dari beberapa garis. Bidang dapat dibedakan menjadi dua, yaitu bidang geometris dan nongeometris.
4)    Bentuk, adalah unsur seni rupa yang terbentuk karena ruang atau volume. Macam-macam bentuk dalam seni rupa adalah bentuk kubistik, silindris, bola, limas, prisma, kerucut, nongeometris.
5)    Warna, merupakan unsur seni rupa yang terbuat dari pigmen atau zat warna. Warna dapat dikelompokkan menjadi tiga macam, yaitu kelompok warna primer, sekunder, dan tertier.
6)    Tekstur, merupakan nilai permukaan suatu benda (halus atau kasar). Secara visual, tekstur dapat dibedakan menjadi dua, yaitu tekstur nyata dan tekstur semu.
7)    Gelap-terang, merupakan keadaan suatu bidang yang dibedakan dengan warna tua untuk gelap, dan warna muda untuk terang. Gelap terang disebabkan oleh perbedaan warna atau karena pengaruh cahaya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar