Rabu, 27 Februari 2013

ASEAN (Association of South East Asian Nation)

Pada tanggal 8 Agustus 1967 negara-negara di Kawasan Asia Tenggara telah sepakat menandatangani Deklarasi Bangkok mengenai pembentukan ASEAN.

Negara yang mempelopori lahirnya ASEAN ini adalah:
1.    Indonesia (Adam Malik)
2.    Malaysia (Tun Abdul Razak)
3.    Thailand (Thanat Koman)
4.    Singapura (Rajaratman)
5.    Filipina (Narsisco Ramos).

Dalam perkembangan berikutnya keanggotaan ASEAN bertambah: Brunei (1994), Vietnam (31 Juli 1995), Laos dan Myanmar (23 Juli 1997). Sedangkan Kamboja belum dapat diterima karena kondisi di dalam negerinya belum stabil yaitu pertikaian antar faksi masih terus berlanjut meskipun Pemilu di Kamboja sudah dilaksanakan pada tahun 1993.

Tujuan ASEAN yang ada di dalam Deklarasi Bangkok pada pokoknya adalah mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, perkembangan kebudayaan, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi.

Dalam perkembangan berikutnya, ASEAN berhasil mencetuskan Deklarasi di Kuala Lumpur pada tanggal 27 November 1971. Deklarasi tersebut dikenal sebagai ZOPFAN (Zona of Peace Freedom and Neutrality), yang menegaskan bahwa kawasan Asia Tenggara merupakan kawasan yang bebas dari segala bentuk campur tangan pihak luar.

Untuk menjalankan roda keorganisasian dan mencapai sasaran yang diinginkan bersama, ASEAN menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi yang dihadiri oleh wakil masing-masing.
1.    KTT I (23-24 Februari 1976) di Denpasar, Bali
2.    KTT II (4-5 Agustus 1977) di Kuala Lumpur, Malaysia
3.    KTT III (14-15 Desember 1988) di Manila, Filipina
4.    KTT IV (27-28 Januari 1992) di Singapura
5.    KTT V (14-15 Desember 1995) di Bangkok, Thailand
6.    KTT VI (Desember 1998) di Hanoi, Vietnam
7.    KTT VII (23-24 November 2000) di Singapura.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar