Senin, 19 November 2012

Unsur-unsur peta

Peta yang baik dan memenuhi standar, harus mempunyai unsur-unsur sebagai berikut:
1. Judul peta
Judul peta dituliskan di bagian tengah atas atau di bagian lain yang terlihat masih kosong. Judul peta menunjukkan isi atau tipe peta yang digambarkan.

2. Skala peta
Skala peta adalah perbandingan jarak di peta dengan jarak sebenarnya di lapangan atau di muka bumi. Berdasarkan bentuknya, skala dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:
a.    Skala angka (numerik), adalah skala yang menunjukkan perbandingan jarak dalam bentuk angka. Contohnya skala 1 : 500.000, artinya jarak 1 cm di peta sama dengan jarak 500.000 cm (5 km) di lapangan.
b.    Skala garis (grafis), adalah skala dalam bentuk sebuah garis lurus yang dibagi menurut ukuran tertentu dan dinyatakan dalam satuan atau inchi.
c.    Skala verbal (kalimat), adalah skala dalam bentuk sebuah kalimat. Skala verbal tidak umum digunakan. Skala ini hanya digunakan sebagai tambahan.

Berdasarkan skalanya, peta dibedakan sebagai berikut:
a.    Peta skala besar, dengan skala 1 : 5.000 sampai dengan 1 : 250.000. peta ini digunakan untuk memetakan daerah perkotaan yang cepat berkembang dan daerah terkenal yang perlu diketahui secara rinci.
b.    Peta skala sedang dengan skala 1 : 250.000 sampai dengan 1 : 500.000. jenis peta ini sering ditemukan dan cukup jelas untuk sebagian besar daerah.
c.    Peta skala kecil dengan skala 1 : 500.000 sampai dengan 1 : 1.000.000. peta ini meliputi daerah yang sangat luas, mencapai beberapa ribu kilometer persegi dan bisa digunakan untuk perencanaan regional.

3. Petunjuk arah (orientasi)
Petunjuk arah atau orientasi peta disebut arah mata angin. Peta-peta di Indonesia selalu menunjukkan arah utara. Artinya arah utara selalu berada di bagian atas dan selatan selalu berada di bagian bawah.

4. Legenda
Legenda berisi keterangan tentang simbol-simbol yang digunakan dalam peta, agar pembaca peta lebih mudah memahami isi peta. Legenda ditempatkan di bagian yang masih kosong, terutama di bagian kiri bawah atau kanan bawah pada sebuah peta.

Jenis simbol yang biasanya terdapat pada peta adalah sebagai berikut:
a.    simbol titik
b.    simbol garis
c.    simbol area
d.    simbol warna, contohnya:
-    warna hijau, digunakan untuk menggambarkan dataran rendah
-    warna kuning, digunakan untuk menggambarkan dataran tinggi
-    warna hitam, digunakan untuk menggambarkan simbol dan penulisan
-    warna cokelat, digunakan untuk menggambarkan pegunungan dan bukit
-    warna biru, digunakan untuk menggambarkan perairan.

Kunjungi juga: http://matakristal.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar