Jumat, 23 November 2012

Skala peta

Skala peta adalah perbandingan antara jarak di peta dengan jarak sebenarnya di lapangan. Jarak sebenarnya di permukaan bumi disebut jarak horizontal atau mendatar. Semakin besar skala sebuah peta akan memberikan gambaran atau kenampakan yang bersifat detail pada wilayah yang sempit. Adapun peta yang berskala kecil akan memuat gambaran atau kenampakan yang bersifat umum pada daerah yang luas.

Pada sebuah peta berskala tertentu kita dapat menghitung jarak sebenarnya antara dua objek di lapangan dan sebaliknya. Untuk menentukan jarak antara dua titik di peta berskala tertentu perlu diketahui jarak sebenarnya di lapangan.

Pengukuran jarak pada peta ada dua macam cara, yaitu sebagai berikut:
a.    Jarak lurus. Jarak lurus pada peta merupakan jarak antara dua kota yang diukur dari udara. Untuk mengukur jarak tersebut dapat menggunakan mistar atau penggaris. Hasil pengukuran dikalikan dengan skala peta tersebut.
b.    Jarak tempuh. Jarak tempuh di lapangan bukan berupa garis lurus, namun mengikuti panjang jalan yang menghubungkan tempat tersebut. Untuk mengukur jarak tersebut dapat menggunakan benang dan penggaris. Hasil panjang benang yang diukur dengan penggaris dikalikan dengan skala. Cara ini digunakan untuk mengukur panjang sungai, keliling danau, dan objek lain yang berbentuk kurva.

Untuk menghitung luas suatu daerah perlu diketahui bentuk wilayahnya. Bentuk wilayah dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
1.    bentuk wilayah beraturan (persegi). Luas wilayah dapat dihitung dengan mengalikan panjang dan lebarnya. Agar perhitungan lebih mendekati kebenaran gunakan kertas petak-petak (milimeter blok)
2.    bentuk wilayah tidak beraturan. Luas wilayah dapat dihitung dengan dua cara, yaitu:
a.    menggunakan alat pengukuran yang disebut planimeter
b.    pembuatan petak-petak pada peta menggunakan kertas berpetak (milimeter blok).

kunjungi juga: http://matakristal.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar