Minggu, 18 November 2012

Kondisi geografis Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah pulau sekitar 18.110 buah. Jika dilihat dari luar angkasa akan terlihat untaian pulau-pulau tersebut. Wilayah Indonesia memiliki luas sekitar 5.193.252 km persegi, terdiri atas daratan seluas 1.904.569 km persegi dan lautan seluas 3.288.683 km persegi. Pulau-pulau utama antara lain Jawa dan Madura (132.187 km persegi), Sumatera (473.600 km persegi), Kalimantan (549.460 km persegi), Sulawesi (189.216 km persegi), Bali (5.561 km persegi), dan Papua (422.981 km persegi).

Wilayah Indonesia membentang dari barat ke timur sepanjang 5.110 km dan membujur dari utara ke selatan sepanjang 1.888 km, dengan panjang garis pantai 108.000 km.

Kondisi geografis Indonesia dapat ditinjau dari berbagai aspek, seperti letak astronomis, geografis, dan geologis.

Letak astronomis Indonesia
Letak astronomis adalah letak suatu tempat di muka bumi berdasarkan pada besarnya garis lintang dan garis bujur. Berdasarkan letak astronomisnya, Indonesia terletak antara 6 derajat LU – 11 derajat LS dan 95 derajat BT – 141 derajat BT.

Berdasarkan letak lintangnya, Indonesia berada di daerah khatulistiwa dengan intensitas sinar matahari yang kuat sepanjang tahun. Letak lintang tersebut mengakibatkan beberapa hal sebagai berikut:
1.    Indonesia beriklim tropis sehingga cocok untuk pertumbuhan tanaman pertanian
2.    temperatur tinggi sepanjang tahun
3.    curah hujan rata-rata tinggi sepanjang tahun
4.    amplitudo harian, bulanan maupun tahunan relatif kecil.

Letak geografis Indonesia
Letak geografis adalah letak suatu daerah atau negara dilihat dari kenyataannya di muka bumi atau posisi daerah tersebut di muka bumi dibandingkan daerah lain di sekitarnya. Berdasarkan letak geografisnya, Indonesia terletak antara:
1.    dua benua, yaitu Benua Asia dan Australia
2.    dua samudra, yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.
Letak geografis tersebut membuat Indonesia berada pada jalur strategis, yaitu jalur perdagangan dan pelayaran yang dilakukan oleh negara-negara di Benua Asia dan Australia. Hal ini memberikan keuntungan bagi Indonesia dari segi ekonomi.

Letak geologis Indonesia
Letak geologis adalah letak suatu daerah berdasarkan keadaan batuan, terutama tatanan tektonik. Dilihat dari formasi geologisnya, Indonesia berada pada pertemuan tiga lempeng benua, yaitu lempeng Asia, Indo-Australia (bergerak ke utara), dan lempeng dasar Samudra Pasifik (bergerak ke barat daya).

Jika dilihat dari jalur pegunungan, Indonesia merupakan daerah pertemuan pegunungan muda dunia, yaitu rangkaian Pegunungan Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania.

Letak geologis Indonesia memengaruhi kondisi geografis, diantaranya sebagai berikut:
1.    Indonesia banyak memiliki gunung api, baik yang aktif maupun yang telah mati
2.    banyak ditemukan jenis tanah vulkanis yang subur
3.    banyak terdapat barang tambang hasil vulkanisme
4.    sering terjadi gempa bumi.

Kunjungi juga: http://matakristal.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar