Sabtu, 10 November 2012

Gempa bumi, gejala gempa bumi dan cara menghadapi gempa bumi

Gempa bumi merupakan gejala alam yang sampai sekarang masih sulit untuk diperkirakan kedatangannya. Sehingga dapat dilihat bahwa gejala alam ini sifatnya seolah-olah mendadak dan tidak teratur. Dengan sifat seperti ini, ketika usaha-usaha untuk memperkirakan masih belum menampakkan hasil, maka usaha yang paling baik dalam mempersiapkan diri mengatasi bencana alam ini adalah dengan mitigasi.

Mitigasi yaitu mengurangi kerugian yang akan ditimbulkan oleh bencana. Usaha mitigasi adalah meningkatkan ketahanan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam sehingga risiko bencana alam dapat dikurangi. Para ahli menyimpulkan walau datangnya gempa tidak dapat diperkirakan kedatangannya tetapi ada beberapa gejala alam yang patut dicermati dan dianggap sebagai tanda akan adanya gempa, sebagai berikut:
1.    adanya awan yang berbentuk aneh seperti batang yang berdiri secara lurus ke atas. Hal ini kemungkinan besar merupakan awan yang disebut awan gempa yang biasanya muncul sebelum terjadinya gempa. Awan berbentuk seperti batang ini terjadi karena adanya gelombang elektromagnetis berkekuatan sangat besar dari dalam perut bumi sehingga menyerap daya listrik yang ada di awan. Gelombang elektromagnetis ini terjadi akibat adanya pergeseran patahan lempeng bumi. Tetapi tidak semua awan yang berbentuk seperti itu terjadi akibat adanya gempa, mungkin saja itu adalah asap dari pesawat terbang. Jika ada tanda seperti itu maka perlu untuk diwaspadai. Untuk lebih meyakinkan lagi maka dapat dilakukan uji medan elektromagnetik.
2.    terdapat medan elektromagnetik di sekitar kita. Gelombang tersebut memang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Medan elektromagnetik dapat diuji dengan cara melihat siaran televisi apakah tiba-tiba salurannya terganggu tanpa sebab apapun. Jika kurang yakin, kalian dapat melakukan uji medan elektromagnetik dengan cara lain. Dengan mematikan arus listrik dan melihat apakah lampu neon tetap menyala redup atau remang, walaupun sudah tidak dialiri listrik.
3.    perhatikan perilaku hewan-hewan yang ada di sekitar kalian. Apakah hewan-hewan tersebut bertingkah aneh atau gelisah. Sebab hewan memiliki naluri yang sangat tajam dan mampu merasakan gelombang elektromagnetis. Jika kalian melihat tanda-tanda seperti itu secara bersamaan sebaiknya kalian perlu waspada. Harus segera dilakukan tindakan pencegahan dan sebisa mungkin kita melakukan tindakan penyelamatan diri. Tetapi jika gempa telah tiba dan kita sama sekali belum siap, maka selain berdoa dan pasrah kita harus cepat-cepat keluar ruangan menuju ke tempat yang lapang. Jika sudah di luar ruangan tetaplah tinggal di luar dan berusahalah berada di tempat yang terbuka, jauh dari pepohonan, tembok-tembok serta saluran-saluran kabel listrik. Usahakan jangan masuk ke dalam rumah atau bangunan.

Apakah yang dapat dilakukan jika berada di dalam gedung dengan banyak orang? Kita tidak perlu panik dan ikut berdesak-desakan keluar. Jika itu yang terjadi maka kita akan terinjak-injak banyak orang dan tertimpa reruntuhan bangunan. Sebaiknya yang perlu kita lakukan adalah berlindung di bawah meja atau mebel yang kokoh atau mencari sesuatu yang dapat melindungi kepala dan badan kita dari reruntuhan bangunan. Jika suasana telah tenang dan aman usahakan untuk keluar ruangan dan mencari tempat yang lebih aman lagi.

Kunjungi juga: http://matakristal.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Label

ekonomi (133) sejarah (98) ilmu sosial (76) ilmu geografi (70) Biologi (59) pelajaran bahasa indonesia (23) ilmu sosiologi (17) seni (11) pelajaran olahraga (8) cara membuat sesuatu (5) transaksi keuangan (4) Jurnal Umum (3) Pencatatan transaksi (3) Tenaga kerja (3) faktor produksi (3) fisika (3) perusahaan dagang (3) promosi penjualan (3) bukti transaksi (2) buku besar (2) buku besar umum (2) buku jurnal (2) hukum permintaan (2) kertas kerja (2) kurva permintaan (2) laporan keuangan (2) pelajaran akuntansi (2) pelajaran matematika (2) penjualan (2) periode akuntansi (2) proses produksi (2) tanah (2) Amphibia (1) Aves (1) Ciri Pasar Oligopoli (1) Ciri Pasar Persaingan Monopolistik (1) Ciri Pasar Persaingan Sempurna (1) Dana Pensiun (1) Data akuntansi (1) Distribusi Pendapatan (1) Elastisitas penawaran (1) FIFO (1) Fungsi hati (1) Fungsi konsumsi (1) Harga pokok penjualan (1) Hidung (1) Hormon (1) Hubungan masyarakat (1) Hukum Penawaran (1) Ikhtisar laba rugi (1) Irving Fisher (1) Jenis Penawaran (1) Jenis Permintaan (1) Jumlah Produksi Optimal Perusahaan (1) Jurnal pembelian (1) Jurnal penerimaan kas (1) Jurnal pengeluaran kas (1) Jurnal penjualan (1) Karbohidrat (1) Kebaikan Pasar Oligopoli (1) Kebaikan Pasar Persaingan Monopolistik (1) Kebaikan Pasar Persaingan Sempurna (1) Keburukan Pasar Oligopoli (1) Keburukan Pasar Persaingan Monopolistik (1) Keburukan Pasar Persaingan Sempurna (1) Kegiatan Ekonomi (1) Klasifikasi Aves (1) Klasifikasi Reptilia (1) Kurva Isocost (1) Kurva penawaran (1) LIFO (1) Macam-Macam Elastisitas Penawaran (1) Macam-macam Otak (1) Macam-macam indera (1) Mekanisme penglihatan (1) Motif Ekonomi (1) Paru-paru (1) Pasar Sumber Daya Alam (1) Pasar Sumber Daya Kewirausahaan (1) Pasar Sumber Daya Manusia (1) Pasar Sumber Daya Modal (1) Penawaran Elastis (1) Penawaran Elastis Sempurna (1) Penawaran Inelastis (1) Penawaran Inelastis Sempurna (1) Pencatatan Sistem Perpetual (1) Pencatatan akuntansi (1) Pendapatan Perusahaan (1) Pengertian Pembeli marginal (1) Pengertian Pembeli submarginal (1) Pengertian Pembeli supermarginal (1) Pengertian Penawaran Individu (1) Pengertian Penawaran Pasar (1) Pengertian Penjual marginal (1) Pengertian Penjual submarginal (1) Pengertian Penjual supermarginal (1) Pengertian Wirausaha (1) Pengertian skedul penawaran (1) Pengertian skedul permintaan (1) Peranan Aves (1) Peranan Reptilia (1) Pertukaran Lemak (1) Pertukaran Protein (1) Perubahan Harga Barang (1) Perubahan Pendapatan (1) Prive (1) Proses pengeluaran zat (1) Ramuan promosi (1) Reptilia (1) Siklus akuntansi (1) Sistem syaraf otonom (1) Sistem syaraf tepi (1) Strategi pemasaran (1) Sumber Daya Ekonomi (1) Sumsum tulang belakang (1) Telinga (1) Teori Permintaan Uang (1) Tingkat Suku Bunga Tabungan (1) Ular berbisa (1) Ular tak berbisa (1) adaptasi hewan (1) ahli ekonomi klasik (1) aktivitas promosional (1) alat indera (1) alat penerima rangsang (1) amfibi (1) barang dan jasa (1) buku besar pembantu (1) burung (1) burung merpati (1) burung penyanyi (1) burung perenang (1) burung raja (1) elemen promosional (1) faktur pembelian (1) fungsi tabungan (1) fungsi uang (1) habitat air (1) habitat darat (1) harga grosir (1) humas (1) ilmu ekonomi (1) indera pendengaran (1) inventarisasi fisik (1) jenis transaksi (1) jenis wacana (1) judul wacana (1) jurnal (1) jurnal khusus (1) jurnal penutup (1) kalimat utama (1) kegiatan akuntansi (1) kelenjar endokrin (1) kewirausahaan (1) koefisien elastisitas penawaran (1) kurva isoquant (1) laporan arus kas (1) laporan laba rugi (1) makro ekonomi (1) mata (1) metabolisme tubuh (1) metode penilaian persediaan (1) modal (1) motivasi (1) neraca (1) neraca lajur (1) neraca saldo (1) otak (1) pajak penghasilan perusahaan (1) pelaku ekonomi (1) pencatatan sistem fisik (1) pendapatan disposabel (1) pengendalian hayati alamiah (1) pengertian ceteris paribus (1) pengertian fungsi produksi (1) pengertian jangka panjang (1) pengertian jangka pendek (1) pengertian pemerintah (1) pengertian permintaan absolut (1) pengertian permintaan efektif (1) pengertian permintaan potensial (1) pengertian perusahaan (1) pengertian rumah tangga (1) pengertian velositas uang (1) pengiklanan (1) penutupan buku besar (1) perilaku produsen (1) perubahan permintaan (1) perusahaan (1) pikiran penjelas (1) pikiran utama (1) praktikum zoologi (1) promosi (1) publisitas (1) pusat syaraf (1) reptil (1) sistem alat indera (1) sumber daya alam hayati (1) sumber daya alam nonhayati (1) sumber daya buatan (1) sumber daya manusia (1) sumber daya modal (1) syaraf motorik (1) syaraf sensorik (1) tema wacana (1) teori produksi (1) tindakan ekonomi (1) tingkat konsumsi (1) tingkat pendapatan (1) transaksi pembelian (1) transaksi pembelian barang (1) tutup buku (1) urat syaraf (1) volume penjualan (1)